Cuplikan GolSepakbola

Mental Manchester United yang turun dan Keanehan Strategi Jose Mourinho

Strategi Jose Mourinho dan Mental yang turun.

Manchester United takluk tiga gol tanpa balas dari Tottenham Hotspur pada pekan ketiga Premier League, di Stadion Old Trafford, Manchester, Senin (27/8/2018) waktu setempat. Pada laga itu, manajer Jose Mourinho menggunakan strategi yang tidak biasa.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, bingung mengapa timnya bisa kalah dengan skor telak. Hal itu saat Man United takluk 0-3 dari Tottenham Hotspur dalam lanjutan pekan ketiga Liga Inggris 2018-2019 yang berlangsung di Stadion Old Trafford, Selasa (28/8/2018) dini hari WIB.

Mourinho mencoba memainkan skema tiga bek dalam formasi 3-5-2. Meski skema ini sempat digunakannya pada musim lalu, namun Mourinho merupakan manajer yang biasanya gemar menggunakan formasi empat bek sejajar.

Yang lebih mengherankan, Mourinho memaksa Ander Herrera menjadi satu di antara tiga bek sejajar Manchester United. Herrera bermain di posisi bek tengah kanan, menemani Chris Smalling sebagai bek tengah dan Phil Jones sebagai bek tengah kiri.

Hal tersebut cukup mengejutkan. Sebab, selama ini Herrera dikenal sebagai gelandang tengah. Dilansir Transfermarkt, Herrera baru kali pertama bermain sebagai bek tengah dari total 376 pertandingan bersama klubnya di Real Zaragoza, Athletic Bilbao, dan Manchester United.

Keputusan tersebut terbukti salah, paling tidak menilik gol kedua Tottenham Hotspur yang dicetak Lucas Moura pada menit ke-52. Gol itu berawal dari ketidaksiapan Herrera menjalankan strategi offside yang dikomandoi Smalling.

Herrera telat menjalankan strategi itu yang membuat Christian Eriksen lolos dari jebakan offside. Eriksen dengan leluasa memberikan umpan silang kepada Lucas Moura yang kemudian melepaskan tembakan untuk membobol gawang David de Gea.

Setelah gol tersebut, Herrera digantikan Alexis Sanchez demi menambah daya gedor tim dan mengubah kembali skema menjadi empat bek sejajar, yakni Antonio Valencia, Smalling, Jones, dan Luke Shaw.

Keputusan Mourinho menjadikan Herrera sebagai bek tengah memang membingungkan. Ironisnya, Mourinho justru menyimpan Victor Lindelof, seorang bek tengah murni di bangku cadangan dan baru bermain menggantikan Jones yang cedera pada pertengahan babak kedua.

Selain itu dalam hal shot on target, Man United juga tidak kalah dari The Lilywhites –julukan Tottenham. Sepanjang laga, Romelu Lukaku dan kawan-kawan mengoleksi lima shot on target, sama persis dengan yang dicetak Tottenham.

Akan tetapi sayangnya, dari lima shot on target itu tak ada yang menghasilkan gol. Bahkan justru Tottenham yang mampu mengonversi tiga dari tembakan shot on target menjadi gol. Dua gol di antaranya bahkan dicetak di waktu yang berdekatan, yakni via Harry Kane pada menit 50 dan Lucas Moura (52’).

“Saya tidak tahu apa kesalahan yang kami buat malam ini (dini hari WIB). Sebuah gol adalah vitamin bagi kami, namun kebobolan merupakan puncak dari kejenuhan. Kami tampil luar biasa di babak pertama dan bingung kenapa kami tidak memenangi pertandingan. Justru kami kemasukan dua gol cepat dan itu merupakan puncak dari kejenuhan,” kata Mourinho mengutip dari Sky Sport News, Selasa (28/8/2018).

Jose Mourinho Dikritik

Hal tersebut mengundang opini dari publik, khususnya bagi Chris Sutton, yang menjadi pundit BBC. Menurut Sutton, Mourinho sengaja menyimpan Lindelof di bangku cadangan karena performanya buruk saat Manchester United menyerah 2-3 dari Brighton and Hove Albion pada pekan sebelumnya.

Belum lagi, Eric Bailly juga tidak masuk skuad kontra Tottenham Hotspur. Alasan sama juga berlaku bagi Bailly seperti halnya Lindelof.

“Jose Mourinho tidak percaya pada lini belakang timnya dan itu mampu dimanfaatkan Tottenham Hotspur. The

Spurs bermain sebagai tim, sementara Manchester United tidak demikian. Siapa yang harus disalahkan? Jose Mourinho,” ujar Sutton.

Bahkan, Sutton menambahkan, keputusan Mourinho memasang Herrera sebagai bek tengah seperti memberikan “tamparan” bagi CEO Manchester United, Ed Woodward. Mourinho seperti sengaja mengirim pesan, timnya membutuhkan bek tengah baru yang gagal didatangkan pada musim panas 2018.

Atas kekalahan ini, Man United tertahan di posisi 13 klasemen sementara Liga Inggris 2018-2019 dengan koleksi tiga angka. Sementara itu, Tottenham melesat ke posisi dua klasemen dengan raihan sembilan poin.

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *