Uncategorized

PACARAN KID ZAMAN NOW SADIZ

PACARAN KID ZAMAN NOW SADIZ

 

infosuhu-pacaran adalah hal wajar menginjak usia remaja,tapi ada fenomena yang anak remaja pacaran kelewat batas. meskipun sejatinya hubungan romantis adalah tahapan dari perkembangan seorang remaja dalam proses menentukan identitas jati diri.

di sela acara temu mendia infosuhu dari dr petrin redayani mon,SpKJ,MPd ked. menjelaskan intimacy memang sesuatu yang harus remaja lewati dan jalani.orang tua harus menemani ketika anak mulai dandan, memperhatikan seksualitas dia (organ reproduksi mereka baik yang primer maupun sekunder).

yah kira orang tua juga jangan terlalu bawel gitu,kita observer (amati dahulu).
pasti ada perubahan daru durunya ya mereka memperindah dirinya dengan tujuan lebih menarik dan lawan jenisnya lebih suka ungkap dr monmon.

justru kita harus melihatnya dari konteks yang positif,berarti sense of self mereka positif.tapi kalau malah diem,menarik diri,kita sebagai orang tua lebih sensitif ya unntuk menanyakan kenapa dia seperti itu.

dalam masa kini, orangtua bisa mengajak anak berdiskusi membicarakan mengenai nilai yang baik.coba untuk menjadi teman yang baik bagi anak dengan mengajak mereka berdialog mengenai keputusan yang mereka ambil.

anak sekarang kan mungkin kadang beda identitas pacarannya sama yang dulu.pacarannya ada yang kissing,naking, sampai ada yang melakukan hubungan.
sebenernya yang menentukan identitas,intimacy,bukan itu.tapi dalam artian dia mampu mempertahankan hubungan dengan lawan jenis,dia tertarik muncul rasa sayang sehingga mau berbagi,berempati memiliki komitmen dalam hubungan,bukan meululu memenuhi sexual drive mereka atau hubungan badan mereka.

dengan berdiskusi,ketika remaja masuk usia 18 tahunan yang bisa di bilang masa yang sangat seru dengan sexual drive yang meningk,para remaja menjadi lebih bisa mengotrol hal itu atau yang kita sebut perkembangan super ego.

nilai nilai itu mulai dia bentuk dan dia jadikan miliknya.kalau sebelumnya kan orang tuanya kasih tau enggak boleh gini,enggak boleh itu,dia sekarang sudah bisa menenetukan sendiri.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close